Perkuat Riset Ilmiah, Dosen STAI Pelabuhan Ratu Jadi Invited Speaker Forum AICIS Kemenag RI di Universitas Islam Internasional Indonesia Depok

  • Rabu, 29 Oktober 2025
  • Fahmi Sahab
  • Dosen
  • 15 Kali dilihat
Cover Berita

STAIP.AC.ID . Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pelabuhan Ratu Sekaligus Puket 1 Bidang Akademik yakni DR. H. U. Abdullah Mu'min, M.Ag kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat nasional dengan berpartisipasi aktif dalam Annual International Conference on Islamic, Sciences, Social Studies (AICIS+) Tahun 2025 ke-24 dan terpilih sebagai invited speaker yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. 

Kegiatan bergengsi ini digelar di Universitas Islam Internasional Indonesia Depok pada tanggal 29–31 Oktober 2025 yang diikuti oleh cendikiawan Muslim dari berbagai negara seperti Inggris, Mesir, Singapura, Nigeria, Prancis, Uni Emirat Arab, dan Amerika Serikat.

AICIS 2025 mengusung tema “Islam, Ecotheology, and Technological Transformation: Multidisciplinary Innovations for an Equitable and Sustainable Future”. Dalam forum ini, peserta terlibat dalam diskusi panel, presentasi artikel ilmiah, serta jejaring riset antar perguruan tinggi Islam.

Dalam forum ilmiah internasional tersebut, dosen STAI Pelabuhan Ratu berkesempatan memaparkan hasil penelitian yang berjudul "Planting Environmentally Friendly Religiosity Awareness: PAI Learning Innovation Based on Mindfulness Eco-Theological Perspective in SMPIT Sahabat Alam".

Dalam penelitian ini membahasan tentang, bahwasannya menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah. Dengan pembelajaran berbasis mindfulness dan ekoteologi, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi muslim yang sadar, peduli, dan bertanggung jawab terhadap alam ciptaan.

Menurut DR. H. U. Abdullah Mu'min, M.Ag dalam berupaya menanamkan kesadaran religius yang ramah lingkungan kepada peserta didik. Nilai-nilai Islam tidak hanya dipahami secara ritual, tetapi juga diwujudkan dalam kepedulian terhadap alam

“Kesadaran beragama yang sejati seharusnya juga tercermin dalam perilaku menjaga bumi. Inovasi pembelajaran ini menjadi langkah konkret untuk menumbuhkan religiusitas yang selaras dengan keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.

Dengan adanya forum ilmiah internasional tersebut, AICIS ke-24 tahun 2025 menjadi wujud nyata komitmen kampus dalam mendorong budaya riset dan meningkatkan kualitas akademik sivitas akademika.

Ketua STAI Pelabuhan Ratu, H. Budi Munawar Khutomi, M.Pd, M.M, menyampaikan apresiasi atas partisipasi para dosen dalam ajang ilmiah bergengsi tersebut. Menurutnya, keterlibatan dosen dalam AICIS merupakan bukti kesungguhan STAI Pelabuhan Ratu dalam mengembangkan keilmuan Islam yang moderat, inklusif, dan relevan dengan tantangan zaman.

“Kami sangat bangga karena dosen STAI Pelabuhan Ratu mampu tampil di forum ilmiah nasional yang diikuti oleh para akademisi dari berbagai perguruan tinggi Islam, baik dalam maupun luar negeri. Ini merupakan langkah penting dalam memperkuat tradisi riset dan kolaborasi akademik,” ujar beliau.

Melalui partisipasi dalam AICIS, STAI Pelabuhan Ratu berharap dapat memperluas jaringan akademik, meningkatkan mutu publikasi ilmiah, serta terus berperan aktif dalam pengembangan keilmuan Islam yang moderat dan solutif bagi masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi motivasi bagi dosen-dosen muda untuk terus berinovasi dalam penelitian dan publikasi ilmiah, sejalan dengan visi STAI Pelabuhan Ratu sebagai kampus yang unggul dalam riset dan pengabdian berbasis nilai-nilai keislaman.