Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan STAI Pelabuhan Ratu Gelar Sosialisasi Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Aula Setda Sukabumi
- Sabtu, 21 Desember 2024
- 6 Kali dilihat
STAIP.AC.ID, Dalam upaya menciptakan lingkungan akademik yang aman, nyaman, dan inklusif, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pelabuhan Ratu sukses menyelenggarakan kegiatan "Sosialisasi Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan". Acara yang berlangsung khidmat pada Sabtu, 21 Desember 2024 ini dilaksanakan di Aula Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sukabumi. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan kampus, civitas akademika, perwakilan mahasiswa, serta turut disaksikan dan didukung oleh perwakilan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi.
Pembentukan dan sosialisasi Satuan Tugas (Satgas) ini merupakan tindak lanjut sekaligus wujud nyata komitmen STAI Pelabuhan Ratu dalam memberantas segala bentuk kekerasan, baik itu kekerasan fisik, psikis, perundungan (bullying), maupun kekerasan seksual di lingkungan pendidikan tinggi. Pihak pimpinan kampus menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah progresif bersama untuk memastikan tidak ada ruang bagi kekerasan di kampus. Ke depannya, Satgas ini akan beroperasi sebagai garda terdepan dalam hal pencegahan, penerimaan laporan, hingga penanganan kasus kekerasan secara profesional dengan menjamin kerahasiaan penuh bagi para pelapor dan korban.
Selama kegiatan berlangsung, para narasumber memberikan pemaparan yang komprehensif kepada seluruh peserta. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman tentang ruang lingkup kekerasan yang rentan terjadi di dunia pendidikan, mekanisme alur pelaporan yang aman bagi korban maupun saksi, upaya perlindungan dan pemulihan, hingga penerapan sanksi tegas bagi pelaku sesuai peraturan yang berlaku. Inisiatif dari STAI Pelabuhan Ratu ini disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi, yang menyatakan dukungan penuhnya untuk bersinergi mewujudkan iklim pendidikan yang bermartabat. Melalui sosialisasi ini, seluruh elemen kampus diimbau untuk berani melapor jika melihat atau mengalami tindakan kekerasan, demi mencetak generasi penerus yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berempati tinggi.
Highlight
Berita Populer
Berita Lainnya