Seminar Ekowisata Palabuhanratu 2024
- Senin, 06 Mei 2024
- Acip
- Peserta seminar
- 12 Kali dilihat
STAIP.AC.ID, 07 Mei 2024 – Dalam rangka memperingati Hari Nelayan, Palabuhanratu Sukabumi menggelar Seminar Pariwisata di Gedung Aula Setda Palabuhanratu. Acara yang berlangsung pada 06 Mei 2024 ini dihadiri oleh berbagai stakeholder, termasuk kalangan akademisi, pelaku industri pariwisata, perwakilan pemerintah daerah, serta mahasiswa dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pelabuhan Ratu.
Seminar ini dibuka secara resmi oleh, sekmat Palabuhan Ratu Bu Latifah, yang menyampaikan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak dalam memajukan sektor pariwisata, terutama dalam konteks perayaan Hari Nelayan. "Hari Nelayan bukan hanya perayaan tahunan, tetapi juga momentum untuk menggali potensi pariwisata maritim yang dimiliki oleh Palabuhanratu. Kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan akademisi sangat diperlukan untuk mengembangkan potensi ini," ujar Sekmat dalam sambutannya.
Tema seminar tahun ini adalah "Peran Revolusioner Generasi Z dalam Mengangkat Pariwisata dan Pengembangan Perikanan di Sukabumi". Beberapa pembicara utama yang hadir antara lain Sep Radi Priadika. S.E ketua umum hari nelayan ke-64, Abdul Syahid Muqsitul Fajar S.Pd Ketua Geopark Yourt Forum CPUGGp, Rastya Mutiarani Zahra S.Pd, M.Sn tokoh pendidikan, Yudha Suryadharma, S.Ap, SH ketua PHRI.
Rastya Mutiarani dalam presentasinya menekankan pentingnya sinergi antara pendidikan dan pariwisata untuk menciptakan inovasi yang berkelanjutan. "Mahasiswa dan akademisi memiliki peran vital dalam mengembangkan ide-ide baru dan penelitian yang dapat mendukung industri pariwisata, khususnya yang berbasis pada kearifan lokal dan budaya nelayan," kata Rastya.
Abdul Muqsitul. menambahkan bahwa pengembangan pariwisata di Palabuhanratu harus memperhatikan aspek lingkungan dan kesejahteraan masyarakat nelayan. "Kita harus memastikan bahwa pariwisata tidak hanya menguntungkan pelaku industri besar, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat nelayan yang merupakan bagian integral dari daerah ini," ujarnya.
Para mahasiswa STAI Pelabuhan Ratu yang turut hadir juga mendapat kesempatan untuk berpartisipasi aktif dalam diskusi dan sesi tanya jawab. Salah satu mahasiswa, Jihan Rajmila, menyatakan bahwa seminar ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana pariwisata dapat dikembangkan secara berkelanjutan. "Kami sangat terinspirasi oleh ide-ide yang dibahas dalam seminar ini dan berharap dapat berkontribusi melalui penelitian dan proyek-proyek komunitas," ungkapnya.
Dengan terselenggaranya seminar ini, diharapkan dapat terjalin sinergi yang lebih kuat antara berbagai stakeholder dalam memajukan sektor pariwisata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan di Palabuhanratu.
Highlight
Berita Populer
Berita Lainnya