Sinergi KPA Sukabumi dan Mahasiswa STAI Palabuhanratu untuk Desa Sehat dan Kuat
- Kamis, 14 Agustus 2025
- Fahmi Sahab
- Mahasiswa
- 6 Kali dilihat
STAIP.AC.ID . Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Sukabumi bersama Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Palabuhanratu melalui program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) menggelar pertemuan Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS (P2HIV-AIDS). Kegiatan ini berlangsung di Aula Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, pada Kamis (14/08/2025).
Kegiatan yang mengangkat tema “Bersama Cegah HIV, Wujudkan Desa Kuat” ini dipimpin oleh Kepala Sekretariat KPA Kabupaten Sukabumi, Dadang Sucipta, didampingi staf KPA, Jalaludin. Hadir sebagai narasumber Konselor HIV Puskesmas Cikembar, Ine Siti Nelvia. Acara tersebut diikuti oleh mahasiswa STAI Palabuhanratu serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Kepala Sekretariat KPA Kabupaten Sukabumi, Dadang Sucipta, menegaskan bahwa upaya pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS harus dijalankan secara terpadu dengan program pemberdayaan masyarakat, berlandaskan prinsip partisipasi, serta tetap memperhatikan nilai agama dan budaya yang hidup di tengah masyarakat Sukabumi.
“Dengan begitu masyarakat dapat tahu, mau, dan mampu menanggulangi HIV-AIDS di lingkungannya,” ujarnya.
Ia menambahkan, membangun gerakan partisipasi masyarakat membutuhkan proses panjang dan berkesinambungan, sehingga diperlukan komitmen bersama dari seluruh pihak untuk mewujudkannya.
“Pertemuan ini diharapkan dapat memberikan edukasi yang bermanfaat serta menambah wawasan peserta mengenai HIV-AIDS, sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dalam pencegahan maupun penanggulangannya,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menghapus stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV (ODHIV) di masyarakat.
Sementara itu, Ketua Kelompok KKM STAI Palabuhanratu, M. Akbar Nur Ichsan, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya, pencegahan, dan penanggulangan HIV-AIDS.
“Harapannya, masyarakat Desa Sukamulya dapat lebih sadar akan pentingnya pola hidup sehat serta menghindari perilaku berisiko,” ungkapnya.
“Semoga kehadiran kami dalam program KKM ini bisa memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS,” pungkasnya. (darwan)
Highlight
Berita Populer
Berita Lainnya