Asesmen Daring BAN-PT Jadi Momentum Peningkatan Mutu Prodi Hukum Keluarga STAI Pelabuhan Ratu
- Jumat, 01 Mei 2026
- FAHMI SAHAB
- PANITIA
- 5 Kali dilihat
STAIP.AC.AD - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pelabuhan Ratu memanfaatkan pelaksanaan asesmen lapangan (AL) secara daring oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sebagai momentum strategis untuk meningkatkan mutu akademik, khususnya pada Program Studi Hukum Keluarga/Ahwal Syakhshiyah, Fakultas Syariah. Kegiatan asesmen ini berlangsung selama tiga hari, 1 hingga 3 Mei 2026.
Pelaksanaan asesmen menghadirkan dua asesor BAN-PT, yakni Arne Huzaimah, Dr. S.Ag., M.Hum. dari Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang sebagai Asesor I, serta Dr. Miftahul Huda, M.Ag.. Dr.,M.Ag dari Institut Agama Islam Negeri Ponorogo sebagai Asesor II. Keduanya melakukan penilaian menyeluruh terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan tinggi secara virtual.
Ketua STAI Pelabuhan Ratu dalam sambutannya menyampaikan bahwa asesmen ini bukan hanya sekadar proses penilaian akreditasi, melainkan juga sebagai sarana refleksi institusi dalam memperkuat kualitas dan daya saing program studi. Ia menegaskan bahwa seluruh civitas akademika telah melakukan persiapan secara maksimal, baik dari sisi dokumen maupun kesiapan teknis pelaksanaan asesmen daring.
“Melalui asesmen ini, kami ingin menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan. Kami juga sangat terbuka terhadap masukan dari para asesor sebagai bahan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan,” ujarnya.
Selama proses asesmen berlangsung, tim asesor melakukan verifikasi dan klarifikasi terhadap berbagai komponen penting, seperti kurikulum berbasis capaian pembelajaran, kualitas sumber daya manusia, tata kelola program studi, sarana dan prasarana, serta implementasi tridharma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Tidak hanya itu, asesmen juga mencakup sesi wawancara dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pimpinan institusi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga pengguna lulusan. Hal ini dilakukan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kualitas lulusan dan relevansi program studi dengan kebutuhan masyarakat.
Pelaksanaan asesmen secara daring menjadi bukti adaptasi STAI Pelabuhan Ratu terhadap perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan tinggi. Meskipun dilakukan secara virtual, proses asesmen tetap berjalan secara objektif, transparan, dan akuntabel dengan dukungan teknologi informasi yang memadai.
Dengan dilaksanakannya asesmen ini, STAI Pelabuhan Ratu berharap Program Studi Hukum Keluarga dapat meraih hasil akreditasi yang optimal. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi seluruh civitas akademika untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Ke depan, STAI Pelabuhan Ratu berkomitmen untuk terus mencetak lulusan yang unggul, berintegritas, dan responsif terhadap dinamika perkembangan hukum keluarga Islam di tengah masyarakat. Upaya peningkatan mutu ini diharapkan mampu memperkuat peran institusi dalam kontribusinya terhadap pembangunan pendidikan Islam di tingkat lokal maupun nasional.***
Highlight
Berita Populer
Berita Lainnya